Disaster management of Malaka district government in flood disaster management

Published: Feb 29, 2020

Abstract:

Purpose: This study aimed to analyze the disaster management of the Malaka Regency Government in flood disaster management.

Research methodology: The research method used in this study is a qualitative research method. The informants in this study were elements of the government as well as elements of society consisting of the Flood Victims Community. The analysis technique in this study uses data analysis developed by Miles and Huberman (2014: 10) as follows; (a) data reduction (b) data display and (c) concluding.

Finding: The result of this research is that the Malaka Regency Government's disaster management in flood disaster management has implemented the best management even though it is still not optimal.

Limitations: This study's limitation is that this study only discusses the disaster management of the Malaka district government in overcoming the floods that occurred there.

Contribution: This research becomes scientific information for public administration and disaster management.

Keywords: Management, Disaster, Government

Keywords:
1. Management
2. Disaster
3. Government
Authors:
1 . Yulius N. Bria
2 . Nursalam
3 . Laurensius P. Sayrani
How to Cite
Bria, Y. N. ., Nursalam, & Sayrani, L. P. . (2020). Disaster management of Malaka district government in flood disaster management. Annals of Management and Organization Research, 1(3), 171–185. https://doi.org/10.35912/amor.v1i3.334

Downloads

Download data is not yet available.
Issue & Section
References
  1. Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika. (2007). Penanggulangan bencana alam dalam perspektif agama di Indonesia. Badan Informasi Publik Departemen Komunikasi dan Informatika: Jakarta.
  2. BPBD Kabupaten Malaka. (2020). Alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana di Kabupaten Malaka.
  3. bpbd.bogorkab.go.id. (2019). Bencana dan manajemen bencana. Diakses pada 7 Januari 2021, dari https://bpbd.bogorkab.go.id/bencana-dan-manajemen-bencana/
  4. Dwiyanto, Agus. (2010). Manajemen pelayanan publik. Yogyakarta:Gadja Mada.
  5. Fayol, Henry. (2010). Manajemen public relations. Jakarta: PT Elex Media.
  6. Pemerintah Pusat. (2012). Keputusan Presiden (KEPPRES) tentang Penetapan Wilayah Sungai. The Government of Indonesia.
  7. Kompas.com. (2020). Penyebab banjir di Indonesia. Diakses pada 7 Januari 2021, dari https://hot.liputan6.com/read/3924215/5-cara-menulis-daftar-pustaka-dari-internet-wajib-tahu-agar-tidak-salah.
  8. Kustiyanto, Eko. (2004). Aplikasi Sistem Informasi Geografis untuk zonasi tingkat kerentanan banjir (Studi kasus kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah). Tugas Akhir Diploma. Fakultas Geografi UGM.
  9. Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis, a methods sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
  10. Moleong, L. J. (2015). Metodologi penelitian kualitatif, Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offset
  11. Nurjanah, dkk. (2011). Manajemen bencana. Bandung:Alfabeth.
  12. Terry, R. George. (2003). Dasar-dasar manajemen. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
  13. Wirawan, S. (2002). Psikologi lingkungan. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
  14. Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66. Sekertariat Negara. Jakarta.
  15. Pemerintan Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 42. Sekertariat Negara. Jakarta.
  16. Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka. (2015). Peraturan Daerah Kabupaten Malaka Nomor 5 Tahun 2015 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja badan penanggulangan bencana daerah. Sekertariat Daerah Kabupaten Malaka.