Sejarah Jurnal

Journal of Indigenous Culture, Tourism and Language (JICTL) pertama kali diterbitkan pada tahun 2025 sebagai jurnal ilmiah internasional yang telah melalui proses peer-review dengan fokus khusus pada studi budaya adat, pariwisata, dan bahasa. Jurnal ini didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan akademik dan sosial yang semakin berkembang untuk sebuah platform yang kredibel yang mendokumentasikan, menganalisis, dan mempromosikan pengetahuan adat, warisan budaya, keberagaman bahasa, dan praktik pariwisata berkelanjutan dalam konteks global yang berkembang pesat.

Sejak didirikan, JICTL berusaha untuk menyediakan forum akademik inklusif bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk menyebarkan karya ilmiah berkualitas tinggi yang berbasis pada perspektif interdisipliner dan komparatif. Jurnal ini mendorong penelitian yang mengeksplorasi sistem pengetahuan adat, pelestarian budaya, penggunaan dan revitalisasi bahasa, pengembangan pariwisata, dan dinamika sosial-budaya yang lebih luas, dengan perhatian khusus pada keterlibatan etis dan pendekatan berbasis komunitas.

JICTL mengadopsi jadwal publikasi dua kali setahun, dengan merilis dua edisi reguler setiap tahun pada bulan Maret dan September, dan diterbitkan secara eksklusif dalam format daring untuk memastikan aksesibilitas yang luas dan penyebaran internasional. Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa publikasi untuk mendukung komunikasi ilmiah global sambil memfasilitasi pertukaran akademik antarbudaya.

Semua manuskrip yang diajukan ke JICTL melalui proses peer-review ganda yang ketat, yang melibatkan peninjau independen dengan keahlian relevan dalam studi adat, pariwisata, dan penelitian bahasa. Proses ini mencerminkan komitmen jurnal terhadap kualitas akademik, orisinalitas, ketelitian metodologis, dan integritas etika. Hanya manuskrip asli yang belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dipertimbangkan di tempat lain yang diterima untuk publikasi.

Diterbitkan oleh Goodwood Publishing, JICTL terus memperkuat tata kelola editorial dan standar penerbitan sesuai dengan praktik terbaik yang diakui secara internasional. Melalui fokusnya pada perspektif adat dan pembangunan berkelanjutan, jurnal ini bertujuan memberikan kontribusi yang berarti dalam diskursus ilmiah, pengembangan kebijakan, dan praktik yang menghormati budaya di tingkat lokal, nasional, dan global.